Jakarta Bus

Jakarta Bus

Jakarta Bus

Seperti apa kita sebagai warga negara yang mempercayai ibu kota melihat Jakarta Bus. Transportasi masal yang sering bangat mengalami ketidakpastian dalam mata konsumen. Selain kualitas yang semakin buruk. Pada sisi lain ada persoalan matematis serta kepentingan kebijakan yang tidak menguntungkan. Lalu bagaimana mestinya kita merseponnya dan menanggapi keadaan ini. Seperti yang sama sama kita ketahui pergesekan kepentingan dalam bisnis transportasi telah menjadi sebuah kunci dan tolak ukur bagaimana layanan masal bisa berguna bagi kita dan bagi kebanyakan masyarakat.

Namun celah yang sering muncul dalam persaiangan tersebut yang merujuk pada proteksi terhadap pelaku usaha telah menjadikan kita sebagai konsumen kadang kebigungan dalam mengahadapinya. Kemana akan mengajukan komplain, bagaimana caranya, sementara kita membutuhkan sekali layanan tersebut. Dan kenyataan yang kadang agak bertolak belakang dengan segi segi keyakinan kita tentang wajah masa depan Indonesia. Dan tentu ini menjadi sebuah beban bersama yang mesti kita luruskan dan perbaiki. Karena peluang menjadi lebih baik kadang lahir dari kita orang biasa.

Bentuk Kebersamaan

Sebagai pengalaman dalam perjalanan darat kita melihat kendaraan dan transportasi masal. Adalah bentuk kebersamaan yang merupakan dasar dari model sinergi yang mungkin kita rasakan. Sehingga dalam arah serta wujud kesadaran kita pada hal tersebut mendorong kita menciptakan langkah langkah yang menarik serta memberikan keyakinan sesungguhnya sebuah perubahan hanya akan lahir dari keyakinan kita pada pemimpin dan amanahnya seorang pemimpin. Selama kurang lebih beberapa tahun terakhir kita melihat berbagai perbaikan disana sini. Kepedulian pada keselamatan terutama dan kenyamanan, walaupun sedikit menyentuh kocek penumpang sudah bisa kita rasakan. Walaupun tantangannya adalah prilaku dari sebagin kita yang belum dapat kita sesuaikan. Atau kadang melanggar aturan yang ada. Nah dari model perjalanan seperti inilah publik memberikan penilaian dan memudahkan pengambil kebijakan dalam memperbaiki layanan.

Sebagai pemberi layanan tentu partisipasi dalam membentuk kepastian dalam layanan adalah bagian dari kebutuhan kita. Dan merupakan hak dasar yang menjadikan sistem memiliki nilai positif. Sehingga dalam bentuk yang lebih unik berbagai kebaikan serta kerangka mental serta pikir terbentuk dalam wajah yang lebih menjanjikan. Lalu sebagai penggerak serta aktor dalam perubahan sistem ini, kadang kita juga mesti bertanya, sampai mana kita akan mengambil perann dan sampai kapan peran tersebut bisa kita manfa’atkan dalam memenuhi mimpi anak bangsa.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

hubungi