Liburan Sekolah Jakarta

Liburan Sekolah Jakarta

Liburan Sekolah Jakarta

Pertanyaan pada orang tua, lebih suka bawa anak anak ketika Liburan Sekolah Jakarta ke pantai atau kamping ke gunung. Lebih suka bawa mobil sendiri atau naik bus bersama peserta lainya?. Masing masing ada kelebihan dan kekurangannya. Dimana kita meletakkan sebuah keputusan perjalanan pada model dan skenario cerita yang kita bayangkan. Beberapa orang tua mungkin membayangkan sebuah perjalana spesial dan khusus. Dengang tingkat privasi yang khusus pula. Dan selanjutnya, tentu tantangan masing masing kita juga khsusus.

Selanjutnya, Dengan berbagai perlengkapan yang kita bawa untuk mengantisipasi dampak dampak salah perhitungan dan kewarasaan yang kita yakini. Menakjubkan bukan, karena dalam bahtera bersama seperti bus yang melibatkan peserta yang beragam dari latar yang berbeda tentu akan selalu ada berbagai kebiasaan yang tidak kita temukan dalam kehidupan kita. Namun pada sa’at model perbedaan tersebut muncul membuat kita sada betul ternyata kita tidak hidup sendiri dalam imajinasi privasi kita. Sebagian orang berpikir bahwa dalam kenyataan yang begitu komplek, perjalanan kita sering melibatkan orang lain dan membutuhkan orang lain.

Bersama Bus Jakarta

Sama seperti kita agendakan melakukan perjalanan bersama bus jakarta yang tentu memunculkan rasa penasaran dalam diri kita. Tentang orang dan peserta yang satu bus dengan kita. Dan menjadi sebuah referensi dan proses pembelajaran yang membuat kita sadar bahwa mengamati kehidupan dan kebiasaan yang berbeda membuat kita merasa lebih hidup dan nyata. Nah inilah, cerita dari perjalanan pendek grup bersama dari teman teman Al Azhar beberapa waktu lalu. Perjalan yang tentu mendorong kita belajar tentang kebersamaan, dan kebahagian yang kita dapat dalam perjalanan ini. Raja Bus bersama mintra Event perjalanan memfasilitasi sebuah proses mempertemukan nilai nilai kehidupan melalui perjalan. Dan tentu ini menjadi sebuah bentuk lain dari rasa perjalanan yang jarang mungkin kita temui.

Lebih lanjut, Perjalanan 2 hari 1 malam yang nyentrik dan menggelitik, membawa pengalaman yang unik bagi masing masing peserta diluar batasan kerja dan rutinitas formal. Dan tentu liburan ini menjadi cerita yang ingin kita ulang dalam kesempatan lain bagi sekolah dan guru guru. Jika tidak mendapatkan kesempatan tahun ini, kita bisa menabung untuk perjalanan tahun depan dan bertemu dalam lokasi wisata yang memberikan kesan kehidupan bagi kita dan pengalaman yang khusus bagi kehidupan kita.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

hubungi