Sewa Bus Serpong

Sewa Bus Serpong

Sewa Bus Serpong

Kembali masuk 100% adalah cita cita semua dari kita. Yang kehilangan kebiasaan karena covid19. Beriring dengan kedaan masuk ini Sewa Bus Serpong pun. Menjadi pilihan populer untuk keluarga dan sekolah. Terutama yang sudah sejak lama merencanakan perjalanan bersama dengan menggunakan bus. Seperti kata pepatah lama, kita berencanan tuhan yang menentukan. Ini adalah sebuah kenyataan yang kita sama sama sadari dari dulu dan sekarang bahwa ada aspek yang berada diluar kendali kita. Menyadari berbagai kekurangan dan ancaman penyakit ini adalah sebuah kelebihan bagi setiap orang yang secara kenyataan membutuhkan solusi serta pandangan yang jernih tentang langkah dan kesempatan yang mesti diraih dimasa datang.

Dalam keterpurukan dan keterkuncian karena penyakit dan virus sungguh telah membuat banyak dari kita mesti berpikir ulang dalam mencari cara bertahan dan berlanjut untuk tetap terus hadir dan bisa memberikan yag terbaik untuk peradaban. Ancaman kesehatan bukanlha sebiah ancaman yang bisa kita anggap enteng. Belajar dari dua tahun dalam keterperangkapan. Kita sebagai pelaku ekonomi sadar betul diluar semua kebutuhan dasar yang ada. Dan uang yang menjadi stir dari arah berpikir kita. Dan dalam kenyataannya tersebut, kita menjadi sangat paranoid kadang. Bahkan menjadi sangat terpukul dari banyaknya kehilangan. Yang tidak pernah akan tergantikan. Bahkan kadang, keinginan membangun kebahagianpun membuat kita tidak bisa bergerak dan berbuat banyak.

Semangat Baru

Apa yang menjadi kita semakin paham, bahwa semangat baru dalam menyongsong kehidupan adalah sebuah jalan yang tidak mungkin terhindari. Bahkan dalam kenyataan yang kita tidak akan pernah sadari. Upaya menjadi bagian dari perngerakan ekonomi memang tidak mudah. Bukan saja gara gara ketatnya persaingan, Namun juga dalam kenyataannya, akses pada pasar untuk bisa dikenali serta mendapakan tempat adalah sesuatu yang mewah. Kecenderungan orang orang berkumpul dalam titik kolam yang sama. Membuat lautan luas menjadi tidak terlihat. Bahkan pilihan mencari laternati sendiri sudah begitu menantang menghentikan ambis untuk maju. Untuk menjadi maju kadang seseorang membuthkan keadaan serta kondisi yang naif. Demi mencapai cita cita tanpa batas yang seakan bisa digapai tanpa usaha.

Langkah demi langkah kita tempuh dan kenyataan demi kenyataan kita jalani. Sebagian dari kita tidak melihat bahwa perjalanan ini seperti perjalanan tidak berujung. Namun sesungguhnya perjalanan dengan diam adalah perjalanan tanpa akhir dan penuh makna. Tidak semua orang akan siap untuk perjalanan ini. Tidak hanya sakit yang datang, bahkan ingatan dalam akan kesakitan tersebut sulit hilang jika semangat dan nilai yang kita anut tidak ukup kuat. Kekhawatiran akan salah langkah dan terputusnya cita cita sebuha fakta baru bagi kita yang pemula. Dan tanpa sadar kita seperti terombang ambing dalam kehidupan yang nyaris tidak ada angin.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

hubungi